Motivasi jiwa


Segores Luka Penyemangat Jiwa

Dalam kehidupan kita tahu bahwa pasti ada luka dalam diri setiap insan,baik itu luka kecil maupun luka besar., lua hati maupun luka jasmani. Tapi apakah kita menyadari sebenarnya ketika terdapat luka itu mengandung sejuta makna yang kadang kita tidak menyadarinya.
            Di sini saya ingin menulis luka yag sulit hilang dan akan selalu membekas sampai kapanpun. Luka yang satu ini memang tak tampakoleh kasat mata orang lain kecuali orang yang mempunyai luka itu. Luka ini adalah jenis luka yang paling istimewa. Luka apakah itu sebenarnya? Menurut saya itu adalah luka hati, ya, luka hati. Luka hati ini sulit sekali sembuh, dan tak dapat disembuhkan oleh apapun dan oleh siapapun kecuali yang pemilik luka itu sendiri yang menyembuhkannya.
Luka hati dapat timbul karena adanya hal yang membuat sakit hati. Nah, salah satu hal yang dapat membuat sakit hati adalah ucapan. Yah, ucapan. Sesuatu yang gampang di lontarkan oleh lidah yang ak bertulang. Oooh, kejamnya lidah tak bertulang. Meskipun kadang kalaa ucapan yang terlontar dari orang adalah bercanda. Tetapi terkadang menjadikan uka di hati yang bertahan berhari-hari, berminggu-minggu, bahkan berbulan dan bertahun tidak segera sembuh. Kalau begitu memang benar kata pepatah “luka karena pedang bisa sembuh, dan luka karena ucapan sulit sembuh”. Ucapan di sini diibaratkan panah . Ketika anak panah lepas dari busurnya, maka hal itu tak dapat ditarik kembali. Berarti ketika ucapan telah keluar dari bibir manis maka tak dapat di tarik kembali, entah itu perkataan manis maupun perkataan pahit.
             Ketikakita mempunyai luka di hati meskipu hanya segores coretan tinta, jadikanlah itu penyemangat jiwa, karena ketika goresan itu membuat kita rapuh, itu adalah kesalahan besar. Karena di sini saya mempunyai pikiran yang terkumpul di benak saya “Masa gara-gara ucapan kita menjadi manusia yang lemah dan rapuh”, apa gunanya bermasyarakat kalau degan ucapan orang lain saja kita menjadi sakit hati.
            Kalaupun ada goresan dalam hati karena ucapan alangkah lebih baiknya kita menjadikannya sebagai batu pijakan jiwa untuk manjadi yang lebih baik. Karena apa? Karena ketika kita mampu mengobati luka kitaa dan menunjukkan bahwa kita tidak rapuh hanya karena ucapan, maka orang pun akan menganggap kita sebagai orang yang kuat.
            Untuk itu marilah kita belajar bersama untuk meghilangkan goresan-goresan luka yang ada di hati agar hidup kita menjadi tenang dankita mampu menjadi orang yang tangguh…. 
Baca artikel ini...

0 komentar: